Stop Loss Adalah Cara Untuk Membatasi Kerugian Dalam Trading

Stop loss adalah

Saat mulai masuk ke perdagangan di foreign exchange atau forex mungkin sudah tidak asing lagi dengan berbagai macam istilah dan fitur untuk mendukung perdagangan. Ada berbagai jenis fitur yang bisa digunakan para trader selama berdagang seperti take profit, stop loss, pending order, trailing stop dan masih banyak lagi. Salah satu yang perlu dibahas adalah stop loss yang merupakan salah satu fitur yang wajib dipahami oleh para trader forex.

Untuk kebanyakan trader, pilihan untuk menggunakan Stop Loss adalah pilihan yang tidak nyaman. Kenapa bisa? karena itu berarti mereka telah menerima kerugian. Namun, pada hakikatnya, Stop Loss adalah cara untuk membatasi kerugian.

Setiap trader memang berhak untuk memutuskan sendiri bagaimana model trading yang paling pas dengan dirinya. Dengan atau tidaknya menggunakan Stop Loss. Saat pergerakan harga menyentuh batasan harga terendah, maka sistem otomatis kan menutup order.

Stop loss adalah penentuan tingkat batas harga paling rendah yang telah ditentukan oleh para trader untuk membatasi jika mengalami kerugian. Saat harga yang bergerak telah mencapai level yang ditentukan sebagai stop loss tersebut, maka secara otomatis sistem akan menutup perdagangan trader yang sedang terbuka. Karena jika tidak menempatkan stop loss, trader bisa mengalami kerugian yang lebih besar lagi.

Stop loss salah satu cara yang sangat ampuh bagi sebagian trader untuk bisa meminimalisir kerugian karena kesalahan analisa dan kondisi pasar yang tidak pasti. Ada beberapa jenis stop loss yang perlu dipahami jika belum bisa mengerti secara rinci mengenai stop loss. Berikut ini beberapa jenis penggunaan stop loss:

  • Stop Loss Manual

Stop loss manual merupakan salah satu cara pengaplikasian stop loss untuk membatasi kerugian dengan cara manual menutup perdagangan. Penggunaan stop loss manual sangat memakan waktu yang banyak karena trader harus terus memantau harga yang sedang bergerak. Ketika harga telah sangat dekat dengan posisi yang ditargetkan sebagai stop loss, maka trader harus segera bersiap untuk menutup perdagangan tersebut. Pengaplikasian stop loss manual sangat membutuhkan tingkat kedisiplinan yang sangat tinggi dan pengelolaan emosi yang baik. Karena trader akan sangat mudah sekali mengalami tekanan emosi ketika sedang berdagang.

  • Stop Loss Otomatis

Selanjutnya adalah stop loss otomatis yang sudah sangat umum bagi pelaku trader yang sudah lama berdagang di pasar keuangan. Pada platform trading telah disediakan fitur untuk menempatkan posisi stop loss sesuai dengan keinginan kita. Jika harga yang telah bergerak menyentuh level stop loss yang telah diatur, maka perdagangan yang terbuka akan otomatis tertutup. Penggunaan cara ini lebih simpel dan bisa menyesuaikan dengan jam yang dibutuhkan oleh para trader.

Mengingat stop loss adalah salah satu fitur yang sangat penting, maka para trader harus bisa menentukan titik stop loss dengan tepat dan disiplin. Secara umum trader akan menentukan titik stop loss berdasarkan analisa teknikal. Selain itu juga dengan penggunaan money management yang tertib disesuaikan modal agar bisa benar-benar meminimalisir kerugian. Seperti ATG 5.0 yang membantasi stop loss sampai 3% karena untuk memberikan keamanan para penggunanya, nah bagaimana, apa anda sudah siap trading emas online dengan menggunakan ATG 5.0? Daftar sekarang